text

Metallic Text Generator at TextSpace.net

Minggu, 20 Mei 2012

Logo Sony Ericsson - code:Ervyn



Publish: 07 Januari 2009 | Author & Copyright: Ervyn | Status: FREE tutorial

Kalau selama ini kita hanya punya Handphonenya atau cuma liat LOGOnya, mari kita buat sendiri LOGO Sony Ericsson dengan tangan kita sendiri dengan menggunakan Corel / Coreldraw bisa 11, 12, X3, X4

1. Seperti biasa buka corel > Ctrl+N 

2. Buat satu lingkaran dan jangan lupa selalu tekan juga Ctrl + Shift agar lingkaran yg kita buat presisi dengan otomatis.

3. Setelah itu buat lagi satu lingkaran kecil dan letakan seperti pada gambar dibawah ini dan seleksi lalu Combine Ctrl + L


4. Kita buat lagi beberapa lingkaran karena unsur dari logo ini hampir keseluruhan adalah lingkaran. Buat lingkaran yg sama persis dengan lingkaran kedua tadi(copy)

5. Setelah itu kita ke langkah berikutnya. Buatlah 1 lingkaran kecil dan bentuk menjadi elips seperti dibawah ini


Lalu putar dan rekatkan seperti gambar dibawah ini


Kemudian gunakan Beizer Tool untuk membuat object seperti dibawah ini


Gunakan Shape Tool, seleksi semua Node dari object tersebut dan klik Convert Line To Curve


Setelah itu kita ubah object tadi sampai menjadi object pada gambar berikut


Lalu satukan object nomor 1 dan nomor 2 dengan menggunakan Weld


Setelah itu klik pada object 1 atau 2 tadi > tekan Shift dan klik object 3, lalu Trim(sebelah kanan Weld)Dan terbentuklah object baru seperti dibawah ini


Lalu gabungkan/satukan dengan object pertama yg kita buat. Tadi dan jadilah ujud dibawah ini


Beri warna 90% black lalu gunakan Interactive Fill Tool

Kemudian Hilangkan Outlinenya.

6. Bagian pertama selesai, lanjut gan.....
Kita buat lagi Lingkaran kecil dan besar(maaf mungkin saya tidak menyertakan ukuran dikarenakan untuk menghindari hal-hal yg tidak di inginkan..Hehehe...)Kira-kira seperti gambar dibawah ini

Object yang sudah jadi tadi hanya untuk acuan ukuran saja, jika sudah merasa pas dimohon dengan sangat untuk memisahkan object pertama dengan lingkaran-lingkaran baru tadi.

7. Beri warna hijau pada lingkaran kecil dan hijau juga pada lingkaran besar(pisahkan keduanya) kita mulai membuat object ke dua(lingkaran besar) seleksi lingkaran besar dan lalu klik Interactive Fill Tool pada Fill Type yang semula Preset ubahlah menjadi Conical dan buatlah sampai menjadi seperti gambar dibawah ini

Jika sudah, Copy object diatas tadi menjadi dua, object copy dari object tadi beri warna hitam pilih Interactive Transparency Tool dan ubah Transparency Type menjadi Radial lalu edit transparency dengan tool dibawah ini yang dikotak merah


Setelah itu akan muncul jendela sperti dibawah ini


Jangan lupa pilih Custom, lalu tambahkan Node pada kotak merah diatas dengan cara meng-klik dua kali, tambahkan 2 node satu beri warna putih satu hitam lalu klik OK.


Arange sendiri sampai menjadi seperti gambar di atas, saleksi kedua object kedua ini lalu tekan C dan E pada keyboard dan jadilah rupa dibawah ini.


Object kedua selesai, masuk pada object berikutnya.

8. Seleksi ingkaran kecil tadi, pilih Interactive Fill Tool dan ubah Fill Type menjadi Radial lagi lalu Edit Fill pilih Custom dan tambahkan dua node 

Node 1 beri warna hitam, Node 2 = Hitam, Node 3 = Hijau dam Node 4 = Putih, lalu klik OK.
Setelah itu mari kita utak-atik sampai menjadi seperti gambar dibawah ini


Dan object ketiga pun telah selesai.

9. Berikutnya kita gabungkan ketiga object tersebut menjadi seperti gambar dibawah


10. Tearkhir kita gunakan lagi Bezier Tool dan buat object seperti pada gambar dibawah ini(kebanyakan pakai kata “Seperti gambar dibawah ini ya?? Biar deh, gak tau lg musti pake kalimat apa... Hee...)


Wah terlihat tidak ya? Lalu gunakan Shape Tool lagi dan langkahnya seperti pada awal tadi
sampai menjadi gambar ini


Hasilnya adalah yang berwarna kuning diatas, berilah warna hijau object hasil Trim tadi lalu pilih Interactive Fill Tool lagi dan ubah sampai menjadi seperti pada gambar dibawah ini (lagi???)



Tambah kan 3 lingkaran kecil yg berjajar seperti gambar dibawah ini


Group-kan semua object karena sudah selesai logo tadi, tinggal bagaimana kreasi kita, mau ditambah apa juga terserah kita, ini imajinasi kita bukan mereka(hehe...)

Hasil dari Tutorial diatas

Sony Ericsson Logo - code ervyn

Selamat mencoba, semoga berhasil gan.....
tangqiu......

Membuat Teks Outline Menarik



Publish: 1 Oktober 2011 | Author & Copyright: Johan | Status: FREE tutorial

Hari ini tepat tanggal 1 Oktober, Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila penulis ingin berbagi tips Coreldraw seputar membuat tulisan berOutline menarik (rapi) di Coreldraw. Teknik ini biasa dipakai di percetakan dan jasa setting serta kebanyakan desainer jadi bagi yang sudah bisa maka bisa mempelajari tutorial Coreldraw lainnya di Ilmugrafis. Bagi yang belum / baru mengetahui corel maka mari kita belajar bagaimana cara membuatnya:

Langkah - langkahnya:

1. Buka Coreldraw 
Start >> All Program >> Coreldraw
disini penulis memakai Coreldraw X5 namun hal itu bukan masalah karena teknik ini bisa dipraktekkan di seri coreldraw berapapun
Pilih New Document 

2. Buat teks dengan kata apapun, disini karena bertepatan hari Kesaktian Pancasila maka penulis menulis PANCASILA
screenshot ilmugrafis corel
Jenis Font : Autumn , Size : 36 Point 

3. Setelah itu klik Pick Tool, lalu klik kiri pada tulisan / kata tersebut untuk menyeleksi sehingga muncul kotak - kotak kecil mengelilingi teks tersebut 

4. Tekan CTRL + C (untuk mengcopy Teks)

5. Pada pojok kanan bawah terdapat outline color, klik 2x outline tersebut untuk masuk ke pengaturan outline
screenshot ilmugrafis corel
Atur sesuai selera, untuk pemula bisa mengikuti aturan setting di atas, Setelah selesai klik OK

6. Setelah itu klik CTRL + V (untuk paste tulisan yang telah dicopy tadi agar tertempel di atas tulisan beroutline) 

7. Sekarang tekan F11 untuk pewarnaan gradien (gradasi warna) yang unik
Disini penulis menggunakan perpaduan warna hijau daun dan hijau muda 
screenshot ilmugrafis corel
Hasilnya:
screenshot ilmugrafis corel
Tulisan Pancasila dengan Outline menarik
sampai jumpa di Tutorial CorelDRAW berikutnya, baca juga kumpulan tutorial sebelumnya, Tips: Gunakan GOOGLE service di atas untuk mencari Tutorial yang anda butuhkan
Trima kasih Semoga bermanfaat……

Jumat, 18 Mei 2012

Membuat Undangan Nikah Dengan Cepat



Publish: 22 November 2011 | Author & Copyright: Amin | Status: FREE tutorial

Desain Undangan Pernikahan zaman sekarang memang serba unik, selain harus memenuhi seni keindahan namun juga dituntut untuk cepat membuatnya. Maka dari itu saya memfungsikan vector jadi menjadi salah satu alternative saya, karna dengan mendesain unik nan cantik membutuhkan pemikiran serta waktu yang relativ lama.

Untuk mempercepat pengerjaan Pada Tutorial Coreldraw kali ini, saya mengambil vector dari CD 4 Platinum Wedding

1. Buka Program Coreldraw
Tekan CTRL + i untuk meng- import salah satu vector didalamnya.
screenshot Tutorial Ilmugrafis
- Bahan Untuk Tutorial ini bisa di Download disini

Dari bahan yang disediakan, Saya mengambil sebagian dari vector di atas, tentu saja berbentuk eps dan editable (bisa diedit ulang).

2. Buat sebuah kotak menggunakan Rectangle Tool (F6) 
screenshot Tutorial Ilmugrafis
Ukuran kotak bisa disesuaikan berdasarkan besar kecilnya undangan yang diinginkan, untuk tutorial cara mengukur besar kecilnya kotak bisa membaca tutorial Fungsi Ruler dan Guide Lines

3. Lalu saya memasukkan Gambar bermotif bunga dan floral (caranya sama, gunakan CRTL + i) untuk mengimport gambar tersebut ke Lembar kerja Coreldraw 
screenshot Tutorial Ilmugrafis
Seleksi Ornament bunga yang ada pada penggalan Vector Awal , lalu lakukan perintah Klik : Effect => Power Clip => Place Inside Container dan klik kotak yang dibuat, jika bingung caranya silahkan pelajari tentang power clip lebih lanjut disini Power Clip pada Pas Foto

Tambahkan Efek Transparasy dengan Interactive Transparency Tool pada Ornament bunga Warna Putih tersebut 
screenshot Tutorial Ilmugrafis
Tarik garis Transparency dari kiri atas ke kanan bawah. Selanjutnya saya gabung dengan kotak yang saya buat, tentu saja dengan cara effect => Powerclip => Place Inside Container juga. 

Dan diposisikan pada kiri atas. Hasil seperti bawah :
screenshot Tutorial Ilmugrafis
Sudah jadi background undangan yang cantik.

4. Kita beralih ke pengerjaan selanjutnya, tambahkan penggalan Vector Love agar lebih menarik gabung vector love tersebut dengan beberapa sayap yang bisa diambil dari floral - floral vector yang lain. Untuk koleksi Floral Vector yang sangan Lengkap bisa coba kesini Amazing FLoral Vector 
Tempatkan Love Vector (gambar love) pada kanan atas Lalu berikan efek Drop Shadow dengan menggunakanInteractive Drop Shadow Tool,
screenshot Tutorial Ilmugrafis
Klik pada gambar vector Love (gambar hati) lalu geser hingga muncul shadow (bayangan) 
Berikut ini Sedikit penjelasan mengenai pengaturan Drop Shadow :
screenshot Tutorial Ilmugrafis
(1) - (Preset List) : mengatur jenis bayangan
(2) - (Drop Shadow Opacity) : mengatur kontras bayangan yang dibuat
(3) - (Drop Shadow Feathering) : mengatur tebal tipisnya bayangan
(4) - (Drop Shadow Feathering Direction) : mengatur didalam atau diluarnya object bayangan
(5) - (Drop Shadow Feathering Edges) : mengatur jenis dari pencahayaan bayangan
(6) - (Transparency Operation) : mengatur jenis transparansi bayangan
* Note : Supaya lebih jelasnya, silahkan diotak atik sendiri gan. Ntar baru bisa membedakannya.
Saya menggunakan 1= medium glow, 2= 83 poin, 3= 8 poin, 4= outside, 5= inverse squared, 6= normal, jangan lupa dikasih warna putih. 

Dengan pengaturan di atas maka Hasilnya akan nampak seperti di bawah :
screenshot Tutorial Ilmugrafis

Setelah itu Saya bubuhkan sedikit tulisan “THE WEDDING“ dll….
Hasil seperti dibawah :
screenshot Tutorial Ilmugrafis

Mengenai tulisan “THE WEDDING” itu saya menggunakan background belakangnya dan saya masukkan ke tulisan dengan efek Power Clip. 
Jangan lupa efek tulisan copas yang telas di ulas pada tutorial sebelumnya. Kotakan dibawah tulisan “Yth” saya kasih warna putih dan saya efek lens (transparency type uniform)

Sesudah itu saya copy backgroundnya ke samping kanan dan saya bubuhkan sedikit tulisan juga. Nampak seperti di bawah :
screenshot Tutorial Ilmugrafis
[Klik Gambar untuk memperbesar tampilan] 
Dari sini telah jadi cover luar, begitupun juga pada cover dalam (baliknya) saya hanya menggandakan cover luar dengan perinta Copy dan Paste Cover Luar lalu saya balik posisinya.

5. Selanjutnya berikan kotakan putih transparan yang bertujuan orang membaca tulisannya secara focus dan tidak membaur dengan background di belakangnya.
Cara membuatnya, klik Rectangel Tool lalu buat kotak pada area yang ingin diberikan teks, Klik Pallete warna White (Putih) agar kotak yang kita buat berwarna putih, Lalu berikan klik Effect >> Lens >> pada Setting pilih Transperacy
screenshot Tutorial Ilmugrafis
Atur Transparecy sesuai keinginan, disini saya memakai 10%

Selanjutnya Baru kita Tambahkan teks untuk undangannya dan variasikan besar kecilnya sesuai yang diinginkan (jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil, gunakan feel of art (perasaan))
Jika bingung kata - kata yang ditulis di undangan bisa mencontoh kata - kata undangan di website IG ini 
Hasil nampak seperti ini :
screenshot Tutorial Ilmugrafis
[Klik Gambar untuk memperbesar tampilan]
Saya menggunakan font jenis ‘Felix Titling’ , ‘Poor Richard’ , ‘Vivaldi’
- Bahan Fonts untuk Tutorial ini Bisa Download disini

Selamat mencoba dengan kreasi yang lebih atraktif.
Terima kasih. Semoga Bermanfaat 
sampai jumpa di Tutorial berikutnya, baca juga Artikel sebelumnya, Tips: Gunakan GOOGLE service di atas untuk mencari Tutorial yang anda butuhkan 

Kamis, 03 Mei 2012

Belajar Layer Masking di Photoshop


14 November 2011 14:45

Dulu waktu pertama kali kenalan dengan Photoshop, hobiku memotong foto dan menempelkannya dengan foto-foto yang lain untuk dijadikan satu. Lumayan capek juga karena harus memotong dengan Polygonal Lasso Tool di pinggiran fotonya lalu ditempelkan di foto yang lain. Ternyata ada satu cara mudah untuk melakukannya dengan jauh lebih cepat, yaitu memanfaatkan fitur Masking Layer.
Persiapkan dua atau lebih foto dengan pencahayaan yang sama. Sebaiknya latar belakang/backgroundnya juga sama agar lebih mudah melakukan masking. Dalam contoh ini, aku  mempergunakan 3 foto yang memiliki pencahayaan serta background yang sama:
Buka ketiga foto itu semua di Photoshop. Kita tentukan foto di sebelah kiri masternya, sehingga nanti dua foto lainnya akan kita tempatkan di situ.
Berikutnya, kita klik foto kedua sehingga layer yang aktif ada di foto kedua. Pilih dan tekan layer background pada foto kedua dan seret/drag ke foto pertama:
Sehingga di foto pertama akan ada dua layer, yaitu Layer 1 dan Background:
Terlihat di foto sebelah kiri, foto kedua telah menutupi foto aslinya. Dengan posisi Layer 1 aktif, tekan tombol Add Layer Mask di bagian bawah window layer:
Bila sudah, maka akan ada kotak putih di baris Layer 1 seperti ini:
Kotak putih itu menandakan Layer 1 telah siap dalam modus ‘masking‘.
Berikutnya, tekan Brush Tool (B), pilih brush yang memiliki ukuran cukup besar dengan menggeser slider brush ke kanan dan pilih yang memiliki pinggiran yang halus. Tekan tombol D pada keyboard untuk mengeset warna foreground danbackground ke modus warna default/hitam dan putih. Bila foreground berwarna hitam, brush akan menghapus foto dan sebaliknya warna putih akan menampilkan foto. Kita dapat dengan mudah membalikkan warna foreground danbackground ini dengan menekan icon switch color atau menekan tombol X padakeyboard.
Bila semua telah siap, silakan memulai menggosok-gosokkan brush di layer 1 hingga muncul foto pertama tadi. Lakukan dengan perlahan agar tidak menabrak foto kedua:
Bila background foto di belakang ternyata tidak lurus/rata dengan background foto di depannya (lihat lingkaran di foto di atas), kita bisa tunda sejenak brushingnya dan tekan tombol move tool/menekan tombol V pada keyboard lalu menggeser perlahan-lahan dengan menggunakan tombol panah kiri atau kanan di keyboard hingga background foto pertama menyatu dengan foto kedua:
Terlihat di foto di atas, background pun telah menyatu dengan sempurna. Kita bisa lanjutkan brushing lagi dengan menggunakan brush tool kembali hingga semua obyek foto yang hendak kita tampilkan telah terlihat semua.
Ada kalanya, brushing memerlukan penyapuan yang teliti. Dalam foto di bawah ini terlihat kaki di foto pertama berdempetan dengan kaki di  foto kedua sehingga terjadi penumpukan:
Kita bisa memperbaikinya dengan menggunakan brush/kuas yang lebih kecil ukurannya dan menyapu kuas di masing-masing layer dengan teliti. Jangan takut bila terhapus karena sesungguhnya yang hilang adalah maskingnya saja. Kita bisa menampilkannya kembali dengan menekan tombol switch color tadi dan dicoba menyapu kembali perlahan-lahan hingga hasilnya cukup sempurna:
Permasalahan di atas tentu tidak akan terjadi bila obyek foto yang hendak kita gabungkan tidak bertumpukan seperti foto di atas. Untuk permulaan, mungkin bisa dicoba dari foto yang terpisah jauh obyeknya/tidak berdekatan.
Demikian trik untuk membuat montase foto dengan mempergunakan layer masking. Kita bisa menambahkan foto berikutnya dengan urutan proses yang sama seperti di atas:
Lakukan dengan sabar dan perlahan-lahan, insyaAllah hasilnya cukup mengesankan. Hasil akhir proyek ini adalah seperti foto di bawah ini:
Mayan lah ya sebagai pemula, hehe.. Sekarang giliran anda, silakan mencoba!

Tutorial Smudge Painting By Fredy Kruger



image
Langsung saja yak.. ini tutorial smudge painting karya dari masQ Fredy Kruger, yang mengaku dirinya sebagai tukang gosok.. woakakakakakaka Piss mas.. ^_^
Oke Langkah Pertama:

Objek dari Ghoteszz.,.,.,pinjam bentar ya kawan :D
Open file image, lalu Duplicat layer seperti pada lingkaran merah ( CTR+J) << dan ini wajib (buat saya hehehehe) hanya untuk sekedar berjaga jaga
apabila image di zoom, pasti akan kliatan kuman kuman yg mengganggu image tersebut, apalagi kalau di invert, pasti kliatan bngt.,.maka dari itu, harus di berantassss....seranggggggggggggggggggggg >>>>
hmmm.....yaaa lumayan lah,.,,.disini kita gosok image dengan SMUDGE TOOL SOFT ROUND 27 PIXEL ( itu kalau saya )L...gosok secara perlahan,.,gosok nya di layer 1 (maaf, di gambar salah klick layer hehehehe)
nah, setelah skin di gosok, lalu kita seleksi skin dengan menggunakan PENTOOL atauLASSO TOOL, ATAU POLYGONAL LASSO TOOL juga bisa.,..,
setelah di seleksi, jgn lupa Feather harus di setting juga, (wajib kalau buat saya ehehehehe ) amount max 5
setelah di feather, masuk ke Image > Adjusment > Gradien Map > pilih Black & White hasilnya seperti ini...
setelah di gradient, masuk lg ke Image > Adjusment > Variations > atur warna sewajarnya ( tergantung selera juga sih ) heheheheh Klick OK
setelah di Variation, masi dalam keadaan terseleksi, Duplicat seleksi CTRL + J, lalu masuk ke Filter > Artistic > Cutout dengan amount yg di lingkaran merah .. Klick OK
nah disini kita menggosok lg,.,hewhwuhewhewuewhew.,.,seleksi yg di duplicat td, kurangi opacity nya menjadi 64% ( itu kalau saya biasanya ) ..... yuk kita gosok gosokkkkkkkkk,.,.,pelan pelan aja ya gosok nya, jgn terbawa hawa nafsu :p :p
nah,.,.,hasil dari perataan garis line cutout td kira2 seperti ini.,.,.,hmm....ntar ya mengkhayal dolo,.,.ckckckck : D:D
Copy Layer pertama, disini kita akan menggosok bagian rambut,.,biar kliatan enak di liat aja sih,.,hwehehehehehe.,.,.,masi menggunakan SMUDGE TOOL SOFT ROUND PIXEL 27 (Info : Strength smudge , klo saya dari awal sampe selesai tetap standart 50,.,tidak menjadi patokan) diameter smud ikut lebar line rambut.
kira kira hasil dari pemula seperti saya ya begini, alakadar nya aja lah ya,.,hehehehe pissss :D :D
nah setelah di smud, kalau ada minat untuk mengganti warna, lakukan hal yg sama seperti mengganti warna skin, dengan variation, di seleksi dolo rambutnya.,.,.pilih warna sesuka mu,,.hantammmmm saja
(dengan cara manual juga bisa, New layer, pilih colour, turunin opacity brush sewajarnya, poles di bagian rambut )
untuk finishing, biasa nya saya masukkan 2 filter, yaitu Paint Daubs, dan Diffuse Glow.,.,amount tergantung selera.
hihihihihih,.,.jadi juga,.,,klo untuk waktu pengerjaan, paling lama kalau begini 20-25 menit,.,.(itu kalau saya ) kalau teman teman mungkin lebih cepat :'( T__T

alakadarnya ya teman teman.,.,next time kita belajar lagi,.,

tutor paling culun sedunia,.,awkawowakwaokawoawkaw

Thanks buat MasQ Fredy Kruger yang telah memberikan ijin buat posting Tutornya. ^_^
Fri, 13 May 2011 @11:03

Rabu, 02 Mei 2012

Tool-tool photoshop..sambungan



Posted by  on Mar 19th, 2008 in Belajar Photoshop, Photoshop Theory | 47 commentsSambungan dari tool-tool photoshop yang pertama, sekarang ke area ToolBox. Toolbox fungsinya sangat penting karena memudahkan kita. Berikut ini akan dijelaskan mengenai fungsi dari masing-masing tools yang terdapat pada toolbox Adobe Photoshop . Untuk cara penggunaan lebih detil masing-masing tools akan dijelaskan secara terpisah.


toolbox.jpg
A. SELECTION TOOL
  • A.1. Marquee Tool
    Saat kita klik Marquee Tool kita bisa melihat ada 4 jenis marquee tool
    1. Rectangular Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk segi empat pada image.
    2. Elliptical Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk elips atau lingkaran pada image.
    3. Single Row Marquee
    Digunakan untuk membuat area selection satu baris pada image (ukuran tinggi selection adalah 1 pixel)
    4. Single Column Marquee
    Digunakan untuk membuat area selection satu kolom pada image (ukuran lebar selection adalah 1 pixel).  
  • A.2. Move Tool
    Shortcut keyboard: V
    Digunakan untuk menggeser/memindah selection, layers, dan guides.
  • A.3. Lasoo Tool
    (Shortcut keyboard: L, atau Shift + L untuk mengubah jenis Lasoo) Terdiri dari 3 jenis yaitu:
    1. Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection dengan bentuk bebas
    2. Polygonal Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk polygon
    3. Magnetic Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan
    tepi selection pada area tertentu pada image.
  • A.4. Magic Wand Tool
    Shortcut keyboard: W
    Digunakan untuk membuat area selection yang memiliki warna serupa.Perbedaan toleransi warna dapat diatur pada tool option bar.
B. CROP & SLICE TOOL
  • B.1. Crop Tool
    Shortcut keyboard: C
    Digunakan untuk memangkas image (memotong dan membuang area tertentu dari image)
    B.2. Slice Tool(Shortcut keyboard: K, atau Shift + K untuk mengubah slice)
    Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Slice Tool
    Digunakan untuk membuat potongan-potongan dari suatu image
    2. Slice Select Tool
    Digunakan untuk memilih potongan pada suatu image
C. RETOUCHING TOOL
  • C.1. Patch/Healing Brush Tool
    (Shortcut keyboard: J, atau Shift + J mengubah tool)
    1. Patch Tool
    Digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu image dengan pola (pattern) atau sample tertentu. Cocok untuk memberbaiki image yang rusak.
    2. Healing Brush Tool
    Digunakan untuk mengecat/melukis image dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki image yang agak rusak.
  • C.2. Stamp Tool
    (Shortcut keyboard: S, atau Shift + S untuk mengubah tool) terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Clone Stamp Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan sample image tertentu
    2. Pattern Stamp Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu
     
  • C.3. Eraser Tool
    (Shortcut keyboard: E, atau Shift + E untuk mengubah jenis eraser)
    Terdiri dari 3 jenis yaitu:
    1. Eraser
    Digunakan untuk menghapus pixel image dan mengembalikannya ke state tertentu.
    2. Background Eraser
    Digunakan untuk menghapus area tertentu image menjadi transparan.
    3. Magic Eraser
    Digunakan untuk menghapus area tertentu image yang memiliki warna yang serupa menjadi transparan dengan satu kali klik.
  • C.4. Sharpen, Blur, Smudge Tool
    (Shortcut keyboard: R, atau Shift + R)
    1. Sharpen Tool
    Digunakan untuk menajamkan area tertentu pada image.
    2. Blur Tool
    Digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu pada image.
    3. Smudge Tool
    Digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada image
  • C.5. Dodge, Burn, Sponge Tool
    (Shortcut keyboard: O, atau Shift + O)
    1. Dodge Tool
    Digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada image
    2. Burn Tool
    Digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada image
    3. Sponge Tool
    Digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada image.
D. PAINTING TOOL
  • D.1. Brush Tool
    (Shortcut keyboard: B, atau Shift + B untuk mengubah tool) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Brush Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan goresan kuas
    2. Pencil Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan goresan pencil
  • D.2. History Brush Tool
    (Shortcut keyboard: Y, atau Shift + Y untuk mengubah jenis)
    Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. History Brush Tool
    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image
    2. Art History Tool
    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state
    history dari image, dengan model artistik tertentu. 
  • D.3. Gradient, Paint Bucket Tool
    (Shortcut keyboard: G, atau Shift + G)
    1. Gradient Tool
    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan
    perpaduan banyak warna.
    2. Paint Bucket Tool
    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground
    atau pola tertentu.
E. DRAWING AND TYPE TOOL
  1. E.1. Selection Tool
    (Shortcut keyboard: A, atau Shift + A untuk mengubah jenis) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Path Selection Tool
    Digunakan untuk melakukan selection path
    2. Direct Selection Tool
    Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point dari path.
    E.2. Type Tool(Shortcut keyboard: T, atau Shift + T untuk mengubah jenis) Terdiri dari 4 jenis yaitu:
    1. Horizontal Type Tool
    Digunakan untuk membuat tulisan secara horizontal
    2. Vertical Type Tool
    Digunakan untuk membuat tulisan secara vertikal
    3. Horizontal Type Mask Tool
    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal
    4. Vertical Type Mask Tool
    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertikal
  2. E.3. Pen Tool
    1. Pen Tool
    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
    Digunakan untuk membuat path dengan lengkung-lengkung yang halus
    2. Freeform Pen Tool
    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
    Digunakan untuk membuat path berbentuk bebas (sesuka kita )
    3. Add Anchor Point Tool
    Digunakan untuk menambah anchor point atau titik editor pada path
    4. Delete Anchor Point Tool
    Digunakan untuk menghapus anchor point tertentu pada path  
5. Convert Point Tool
Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point tertentu pada path
  • E.4. Shape Tool(Shortcut keyboard: U, atau Shift + U untuk mengubah jenis)
    1. Rectangle Tool
    Digunakan untuk menggambar bentuk segi empat
    2. Rounded Rectangle Tool
    Digunakan untuk menggambar segi empat melengkung
    3. Ellipse Tool
    Digunakan untuk menggambar ellipse
    4. Polygon Tool
    Digunakan untuk menggambar polygon
    5. Line Tool
    Digunakan untuk menggambar garis lurus
    6. Custom Shape Tool
    Digunakan untuk menggambar bentuk tertentu dari daftar bentuk yang ada
F. ANNOTATION, MEASURING & NAVIGATION TOOL
  • F.1. Notes Tool
    (Shortcut keyboard: N, atau Shift + N untuk mengubah jenis)
    1. Notes Tool
    Digunakan untuk membuat catatan pada image seperti copyright.
    2. Audio AnnotationTool
    Digunakan untuk membuat suara/audio pada image
  • F.2. Eyedropper, Measure Tool
    (Shortcut keyboard: I, atau Shift + I)
    1. Eyedropper Tool
    Digunakan untuk mengambil sample warna pada image untuk warna
    foreground
    2. Color Sampler Tool
    Digunakan untuk mengambil berbagai sample warna pada image
    3. Measure Tool
    Digunakan untuk mengukur jarak atau sudut pada image
  • F.3. Hand Tool
    Shortcut keyboard: H
    Digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang image di dalam window view area.
  • F.4. Zoom Tool
    Shortcut keyboard: Z
    Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan image.
  • F.5. Background and foreground color
    Supaya default tekan tombol D maka warna foreground dan background menjadi putih dan hitam. Untuk menukar warna background dan foreground tekan tombol X.
  • F.6. Normal and Quickmask ModeNormal Mode : Semua fungsi seperti brush akan berjalan seperti biasanya. Quickmask Mode : fungsi brush bisa dipakai untuk seleksi cuman jika setelah proses quickmask maka yang diseleksi malah dibagian luar nya.
  • F.7. Screen Mode
    Untuk melihat tampilan area kerja windows.
Huaa.. lumayan pegel juga bapak-bapak, ibu-ibu… hehehe..  (masih Bersambung)